Karya Karmila
PUISI
Saat kau sendiri..
Jiwamu menangis..
Ku berlari..
Namun tak menemukan apa-apa.
Hampa, siapa yang peduli!
ada satu wajah, hanya dia namun berarti..
Membangun sebuah pertanyaan yang kokoh..
"Apakah hidup tidak terus berjalan mulus?"
Tak melakukan apa-apa namun dianggap bersalah,!
Terlalu jauh dari kebenaran, dikucilkan, dikhianati..
kau tahu ada yang selalu sendiri, saat dicaci.
Tiba-tiba sangat dibutuhkan, dicari, diharapkan, lalu dibuang!
Ini seperti matahari yang terang , namun kau tak ingin melihat langsung sinarnya.
Kau tersenyum, namun sebenarnya kau sangat benci..

Nice
BalasHapus